Sunday, August 23, 2020

#IniUntukKita - Creative Financing, Cara Efektif Membuat UMKM yang Berdikari

Arief

Status Terbaru

  • Permohonan maaf

    Arief Rahmat Pamungkas memohon maaf kepada siapapun yang pernah merasa tersakiti oleh Saya. Semoga Anda berkenan memaafkan semua kesalahan dan kekhilafan Saya. Terima kasih
  • Permohonan Doa

    Semoga semua dosa-dosa semasa Kang Arief Rahmat Pamungkas hidup diampuni oleh Allah SWT, dan diterima amal ibadahnya, aaamiiin.. Terima kasih telah mendo'akan dan mengaminkan.

Karir

  • 2009 - Magang

    Announcer
    C Radio 88.7 FM
    Kota Banjar
  • 2010 - Kontrak

    Pramuniaga
    Ria Busana Grup
    Kota Bandung
  • 2010-2013 (Mandiri)

    Wiraswasta
    Arief Pulsa
    Kota Bandung
  • 2013 - Sekarang (Tetap)

    Staff Cashier Collection
    Finance Accounting
    PT. SAT, Tbk
    Balaraja - Tangerang

Project

Foto Arief

Contact Arief

Anda punya penawaran kerja sama?
sementara kosong

slot iklan

#IniUntukKita Creative Financing, Cara Efektif Membuat UMKM yang Berdikari | www.a-arief.com - Pandemi Covid-19 telah membuat sektor UMKM mengalami kesulitan dalam berbagai aspek kehidupan.



Tetapi, mengalami kesulitan bukan berarti tidak bisa bertahan dan mengembangkan usaha di tengah keadaan tidak menentu seperti saat ini. Ayo, bangkit sekarang juga!


Sub Menu Utama

Bagaimana caranya? Banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang bertanya bagaimana cara bertahan dan bangkit dari kondisi sulit akibat pandemi Covid-19?

Jawabannya adalah memanfaatkan beragam stimulus yang diberikan pemerintah sebagai upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Apa saja stimulus dari pemerintah untuk pelaku UMKM?

Salah satu kebijakan terbaru dari pemerintah adalah Peraturan Menteri Keuangan Nomor 85/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pemberian Subsidi Bunga untuk Pembiayaan Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Usaha Menengah dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).



Dilansir dari djppr.kemenkeu.go.id, pemerintah memberikan kredit modal kerja untuk UMKM dengan anggaran mencapai Rp123,46 triliun. Menariknya, pemerintah memberikan kredit modal kerja sampai 10 miliar (maksimal) dan subsidi bunga.

Kredit modal kerja dengan bunga ringan memang sangat dibutuhkan para pengusaha UMKM untuk kembali membuka usaha. Karena modal usaha sudah habis digunakan untuk membeli kebutuhan selama #dirumahaja.

Pemerintah telah melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bertujuan untuk memberi ruang agar ekonomi tetap berjalan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan pada adaptasi kebiasaan baru selama pandemi Covid-19.

Tetapi, permasalahan pengusaha UMKM bukan hanya modal usaha. Akibat terlalu lama #dirumahaja, kepercayaan diri pengusaha UMKM sedikit banyak pasti terpengaruh.

Untuk membangkitkan kembali semangat dan motivasi para pelaku UMKM, sebaiknya ikuti terapi sederhana berikut ini.

Motivasi Bangkit dari Pandemi Covid-19



Hari kebangkitan nasional tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perayaan hari kebangkitan nasional tahun ini lebih terasa substansinya untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sebagai bangsa pejuang, kita tidak boleh menyerah. Ujian kehidupan ini pasti berlalu. Mari kita menyongsong masa depan dengan optimisme dan kerja keras.


Bagaimana, sudah pulih semangatnya? Sudah kembali motivasinya? Sudah terkumpul lagi ide-ide usahanya yang sempat tertunda? Semoga sudah semua ya jawabannya.

Eh sebentar, ada satu hal yang mungkin terlewatkan. Bagaimana dengan sektor UMKM di daerah, atau biasanya sih emak-emak yang ketinggalan informasi akibat gagap teknologi (gaptek), yang belum terjangkau oleh Bank?

Pemerintah telah menggandeng Bank dan BPR untuk menyalurkan kredit modal kerja. Kalau melihat aksesibilitas Bank dan BPR, sudah relatif luas jangkauannya. Rata-rata, Bank dan BPR memiliki kantor sampai tingkat unit untuk daerah terpencil.

Masih belum terjangkau juga? Atau terkendala administrasi? Mari kita coba cara yang sedang populer. Cara ini juga sering dilakukan oleh pemerintah dalam melakukan pembangunan yang terkendala anggaran. Cara alternatif ini adalah creative financing.

Mengenal Creative Financing


Menurut Darmin Nasution,

creative financing adalah skema pembiayaan yang tidak selalu menggunakan APBN, tetapi bisa berupa Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).


Begitu juga dengan sektor UMKM, modal usaha tidak melulu harus dari modal sendiri atau kredit modal kerja. Modal bisa didapatkan dari menjalin kerjasama dengan mitra.

Umumnya, bentuk dari kerjasama ini adalah Commanditaire Vennootschap (CV), yaitu usaha yang didirikan oleh minimal 2 (dua) orang dengan mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang untuk menjalankan usaha.

Mendirikan CV untuk mendapatkan tambahan modal lebih mudah dilakukan jika tidak memiliki akses kredit modal kerja ke Bank.

Setelah mendapatkan modal, baik dari kredit modal kerja atau creative financing berupa CV, saatnya membuat produk-produk UMKM bisa bertahan dan bangkit.

Membuat UMKM Bertahan dan Bangkit


Bagaimana cara UMKM bertahan? Bagaimana cara UMKM bisa bangkit? Produksi dan pasarkan terus produk hasil produksi. Bagaimana dengan daya beli masyarakat? Bukankah masyarakat juga terdampak pandemi Covid-19?


Tawarkan terus produk-produk hasil produksi pegiat UMKM ke PNS, ASN dan pekerja swasta. Daya beli masyarakat Indonesia, khususnya 3 kelompok tadi, sedang digenjot dengan stimulus gaji ke-13 dan bantuan sosial (bansos).

Menteri keuangan, Sri Mulyani Indrawati, sudah memberikan amanat kepada PNS/ASN penerima gaji ke-13 dan lebih dari 15 juta pekerja penerima bantuan sosial Rp600 ribu selama 4 bulan untuk membelanjakan uangnya ke produk-produk dalam negeri buatan UMKM.

Tingkatkan Penjualan UMKM dengan Online Marketing


Kita menyadari bahwa saat pandemi Covid-19 banyak tempat publik yang untuk sementara waktu dibatasi operasionalnya. Tentu saja kebijakan tersebut sangat berpengaruh terhadap omzet UMKM.

Supaya UMKM tetap bisa bertahan, maka UMKM harus memanfaatkan internet agar tetap bisa menghasilkan uang. Menjual produk secara online adalah salah satu solusi supaya UMKM bisa bertahan.


Dana Bantuan Pemerintah untuk UMKM


Pemerintah tidak lepas tangan dan menutup mata dengan keadaan UMKM saat ini. Sebaliknya, pemerintah memberikan support berupa bantuan presiden.


Pemerintah memberikan bantuan produktif usaha mikro sebesar Rp2,4 juta per pelaku usaha mikro. Ada yang sudah dapat bantuan ini? Pergunakan uang tersebut untuk tambahan modal belanja ya, bukan untuk yang lain.

Selain memberikan bantuan, pemerintah juga memberikan keringanan pajak untuk UMKM berupa insentif bebas pajak selama 6 bulan.


Mengakhiri artikel tentang creative financing ini, mari kita bersama-sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa semoga di bulan kemerdekaan ini, Indonesia dapat segera MERDEKA dari Covid-19, Aaamiiin.


#Tags :

#IniUntukKita, Investasi di SBN Ritel, UMKM yang berdikari, Millenials melek literasi ekonomi, Manfaat Produktif Infrastruktur Negeri, Bantuan pemerintah untuk UMKM